IKLAN

Sulut Peringkat 5 Narkoba, Angouw Minta Pengedar Dihukum Berat


MANADO-Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw menyatakan, Narkoba di Sulawesi Utara harus diberantas sampai ke akar-akarnya.

Andrei Angouw Ketua DPRD Sulut

Andrei Angouw Ketua DPRD Sulut

penegasan ini disampaikan Angouw karena Sulut menduduki peringkat lima penggunaan Narkoba.

” The land of smiling people. Dengan penduduk yang ramah dan religius rupanya menyimpan masalah tersendiri dengan banyaknya pengguna narkoba,” ungkap Angouw.

Lanjut Ketua Dewan, Narkoba membunuh masa depan si pecandu narkoba dan bangsa. Produktifitas bangsa akan menurun karena orang orang yang seharusnya bisa produktif menjadi tidak produktif.

“HIdupnya dihancurkan oleh narkoba, malahan akan menjadi masalah bagi warga negara. Produktif lainnya karena harus menanggung beban si pecandu tersebut,” jelas Legislator PDIP dari dapil Manado ini.

Angouw pun berharap  para pengedar narkoba harus dihukum seberat beratnya karena bisa membahayakan masa depan bangsa. Bukan hanya masa depan si pecandu saja. Sedangkan bagi para pecandu narkoba harus secepatnya direhabilitasi agar supaya bisa kembali produktif dan bekerja untuk negara, dan tidak menjadi beban negara.

“Seluruh komponen bangsa harus bersatu padu melawan narkoba. Narkoba bukan hanya masalah pribadi si pengguna, narkoba adalah masalah kita semua,” tambahnya. Sambil berharap  perlawanan terhadap narkoba tidak hanya sampai di jargon saja.

“Lihat dan pelajari keberadaan narkoba di sekitar kita dan lapor ke pihak berwajib,”pungkasnya. (mom)

IKLAN
loading...