IKLAN

Supit vs NasDem: Eksepsi Dikabulkan, Penggugat Siap Banding


Jhon Pandeiroth, SH (kiri) dan Nico Walone, SH, CLA (kanan)

Jhon Pandeiroth, SH (kiri) dan Nico Walone, SH, CLA (kanan)

BITUNG-Setelah tertunda satu minggu, akhirnya Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bitung yang diketuai Felix R. Wuisan, SH, MH, mengabulkan Eksepsi tergugat untuk Perkara Nomor 03/Pdt.G/2016/PN.Bit antara Anthonius Supit sebagai pihak Penggugat melawan DPP Partai NasDem sebagai Tergugat I, DPW PARTAI NasDem Sulut Tergugat II dan DPD Partai NasDem Tergugat III, Selasa (29/3).

Dalam eksepsinya, pihak tergugat berpendapat bahwa berdasarkan Undang-undang nomor 2 tahun 2011 tentang perubahan atas Undang-undang nomor 1 tahun 2008 tentang Partai Politik, dalam pasal 32 jelas dikatan bahwa perselisihan Partai Politik harus diselasaikan di Mahkamah Parpol.

Sementara itu pihak penggugat lewat kuasa hukumnya Nico Walone, SH, CLA dan John Pandeiroth, SH, dengan tegas mengatakan pihaknya akan banding. Mereka berpendapat, bahwa proses di Mahkamah Partai sudah tidak bisa dilakukan lagi karena klien (Anthonius Supit) telah dipecat dari keanggotaan.

“Buat apa ke Mahkamah partai…? sedangkan hak klien kami telah dicabut lewat surat nomor 442-SI/DPP-NasDem/XII/2015 tentang pemecatan Anthonius Supit dari Partai NasDem, kenapa dipecat dulu baru mengadu ke Mahkamah Partai..?,” kata Walone dengan nada tanya.

Ia menambahkan, seharusnya Mahkamah partai bisa menerima keberatan kalau yang bersangkutan masih terdaftar sebagai anggota Partai NasDem, tapi yang terjadi justru dipecat dulu baru muncul surat nomor 443-SI/DPP-NasDem/XII/2015 tentang PAW Anthonius Supit sebagai Anggota DPRD Kota Bitung.

“Anthonius Supit dipecat dulu baru di PAW, nah ruang untuk pembelaan diri sebagai anggota partai sudah terkunci, otomatis keberatan atas perbuatan yang tidak memiliki dasar tersebut harus ke Pengadilan bukan ke Mahkamah Partai,” pungkasnya. (jones)

IKLAN
loading...