IKLAN

Tahun ke-3, FJPI Gandeng BP3A Sulut Soal “Kekerasan Seksual”


Kepala BP3A Sulut Erny Tumundo (kiri), Ketua FJPI Sulut Jeane Rondonuwu (kanan)

Kepala BP3A Sulut Erny Tumundo (kiri), Ketua FJPI Sulut Jeane Rondonuwu (kanan)

MANADO-Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) Sulawesi Utara (Sulut) bersinergi dengan Badan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (BP3A) Provinsi, membangun komitmen Stop Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak.

Hal ini dikatakan Ketua FJPI Sulut Jeane Rondonuwu. Buktinya, FJPI di moment Hari Uang Tahun (HUT) ke-3 tepat hari ini (Senin, 10 Oktober-red), melihat kondisi tersebut akan lakukan diskusi terbuka bertajuk ‘Dilema Penanganan Kasus Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak di Sulut,”jelas Rondonuwu didampingi Sekretaris Hilda Margaretha dan Bendahara Amanda Komaling, Senin (10/10) pagi tadi.

“Diskusi ini akan mempertemukan seluruh mitra pemerhati pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak untuk terus berkomitmen dalam gerakan ‘Stop Kekerasan Seksual Terhadap Perempuan dan Anak,”tambah Rondonuwu.

FJPI Sulut berharap dampak acara ini akan memberikan motivasi baru untuk mensukseskan program ‘3 Ends’ yaitu ‘Mengakhiri kekerasan terhadap perempuan dan anak’, ‘Mengakhiri tindak pidana perdagangan orang’ dan ‘Mengakhiri diskriminasi dan kesenjangan akses ekonomi terhadap perempuan.

Terpisah, Kepala Badan BP3A Sulut Erny Tumundo mengungkapkan pihaknya terus menggenjot seluruh stakeholders untuk membantu BP3A melaporkan atau membantu mensosialisasikan terkait stop kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Diakuinya, kasus tersebut masih terjadi di bumi Nyiur Melambai. Tetapi bagaimana masyarakat menyadari hukuman berat terhadap pelaku kejahatan tersebut,”beber Tumundo, sembari mengatakan data tetakhir kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak sementara ditangani oleh pusat pelayanan terpadu pemberdayaan perempuan dan anak (P2TP2A).

Diskusi siang nanti, rencananya dihadiri oleh Kaban BP3A Sulut Erny Tumundo, LSM peduli perempuan dan anak, akademisi dan jurnalis, di ruang rapat BP3A Sulut Lt 1 Kantor Gubernur Jl 17 Agustus sekira pukul 14.00 Wita.

(srikandipangemanan)

IKLAN
loading...