IKLAN

Tercatat 93 Siswa SMA Putus Sekolah di Bolmong


 

Siswa Bolmong Sedang Mengikuti Ujian Nasional Beberapa Waktu Lalu  (foto dok)

Siswa SLTA Bolmong Sedang Mengikuti Ujian Nasional Beberapa Waktu Lalu. (foto dok)

BOLMONG – Ini pekerjaan rumah (PR) orang tua dan Pemkab Bolmong. Saat ini tercatat 93 anak yang putus sekolah. Data ini sejak tahun 2014 hingga Pebruari 2015 yang diambil dari seluruh Sekolah Menengah Atas (SMA) di Kabupaten Bolmong.

“Data yang lain atau hingga bulan September ini, masih dalam proses pemasukan dari sekolah-sekolah,” jelas Kasi Kesiswaan Diknas, Abdul Rivai Mokoagow sambil menambahkan data ini hanya sampai bulan Pebruari 2015.

Masih menurut Mokoagow, ada beberapa poin penting menjadi penyebab terjadinya putus sekolah. Seperti terutama kenakalan remaja, faktor ini sangat berpengaruh angka anak putus sekolah. Selain itu juga terjadinya pernikahan dini.

Kemudian juga faktor ekonomi tidak terlalu berpengaruh. Karena pemerintah telah menyediakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Sehingga saat ini siswa sangat terbantu dengan program pemerintah tersebut.

Sementara itu Kepala Diknas Drs Olii Mokodongan mengatakan pihaknya akan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk bekerja sama menyelesaikan permasalahan ini. “Kami sering menindaklanjuti permasalahan ini, kedepannya kami akan berkoordinasi. Orang tua juga harus proaktif, baik melakukan pengawasan maupun dorongan kepada siswa agar sektor pendidikan mengalami kemajuan berarti,” tegas Mokodongan, Minggu (6/9). (yoan)

IKLAN
loading...