Tim Penilai Kagum Taman Paskah Kolom 23 Jemaat GMIM Pinaesaan GPI

Koordinator P/KB Kolom 23, Felix Lalombombuida menjelaskan kepada Tim Penilai, Pdt.
Rombongan Tim Penilai saat melakukan penilaian Taman Paskah Kolom 23

MANADO – Tim Penilai Taman Paskah Jemaat GMIM Griya Paniki Indah (GPI) Mapanget telah selesai melakukan penilaian Taman Paskah khusus Kolom 23, Sabtu (7/4/2018) malam tadi.

Tim penilai dipimpin Ketua Wilayah Mapanget III,  Pdt. Dina Mawara-Wera,  STh bersama rombongan tiba di Taman Paskah Kolom 23 di jalan Delima A depan rumah Keluarga Tampi-Karundeng sekitar pukul19.45 Wita langsung disambut seluruh jemaat Kolom 23 dipimpin Penatua Selvina Sondakh,  Syamas Tojom Togatorop didampingi Koordinator P/KB Kolom 23, Felix Lalombombuida.

Penilaian tak berlangsung lama seperti durasi penilai yang sudah ditetapkan panitia,  yakni 10 menit setiap taman paskah di setiap kolom.

Koordinator P/KB Kolom 23, Felix Lalombombuida menjelaskan kepada Tim Penilai, Pdt. Dina Mawara-Wera, STh makna ornamen ayam dalam taman paskah.

Sejumlah ornamen indah dalam Taman Paskah Kolom 23 menyerupai perjalanan Yesus di Bukit Golgota  tak luput dari pelototan mata rombongan penilai.

Felix,  Koordinator P/KB juga Ketua Panitia Taman Paskah Kolom 23 yang dipercayakan mendampingi tim penilai langsung menjelaskan makna ornamen paskah dalam taman secara runut.

Kronoligis mulai dari Yesus berdoa di Bukit Getsemani sampai ditangkap, disalibkan dan bangkit hingga Yesus naik ke sorga.

Tat kala menarik ketika mata tim penilai tertuju pada ornamen ayam jantan dalam taman paskah.

Ornamen tersebut merupakan ikon yang sengaja ditonjolkan jemaat kolom 23 untuk tampil unik beda dari kolom lainnya di Jemaat GMIM Pinaesaan GPI.

Ikon unik tersebut dianalogikan sebuah penyangkalan salah satu murid Tuhan Yesus detik-detik Yesus akan ditangkap.

Perasaan puas nampak terukir dari wajah rombongan tim penilai setelah mendengar penjelasan makna ornamen paskah yang tersaji dalam taman paskah kolom 23 sebelum melanjutkan penilai taman paskah kolom lainnya.

Foto bersama jemaat kolom 23 dengan rombongan tim penilai taman paskah Jemaat GMIM Pinaesaan GPI.

Seperti diketahui,  sejak minggu lalu GMIM Pinaesaan GPI tak luput dari buruan media untuk memberitakan proses  kegiatan Paskah jemaat yang memiliki sebanyak 28 kolom ini.

Makna Paskah pun mulai terasa saat jemaat melaksanakan Pawai Paskah mengitari beberapa ruas jalan dalam Perumahan GPI.

28 kolom tak terkecuali ambil bagian dengan mengusung masing-masing ornamen paskah berbeda-beda dalam pawai yang dilepas Ketua Jemaat GMIM Pinaesaan GPI,  Pdt.  Recky Puirih,  STh.

Catatan panitia,  total jemaat terlibat dalam Pawai Paskah ketika itu sebanyak 1.750 jemaat.

“Ini mungkin jemaat terbesar di Manado, ” kata Hanny Mamengko,  anggota P/KB yang belum lama bergabung dengan kolom 17 jemaat GMIM Pinaesaan sedikit heran menyaksikan panjangnya rombongan pawai Paskah saat itu. ***

Penulis: antoreppy

IKLAN Sukseskan Manado Fiesta 2020