IKLAN

Tuntut Harga Cengkih Naik, Petani Minahasa Mengadu ke DPRD Sulut


HEARING: Wenny Lumentut saat menerima petani asal Minahasa

HEARING: Wenny Lumentut saat menerima petani asal Minahasa

MANADO-Terpuruknya harga cengkih di Sulawesi Utara membuat petani mulai resah. Ini dibuktikan petani cengkih asal Minahasa mendatangani Gedung DPRD Sulut untuk menuntut agar harga cengkih untuk bisa naik menjadi Rp215 ribu.

Kepada para petani, Lumentut mengakui bahwa turunnya harga Cengkih bukan hanya terjadi di Sulut. Tetapi di seluruh indonesia.

Sebagai bentuk rasa tanggungjawab, Lumentut memberikan harapan kepada petani cengkih dengan membeli Cengkih bersubsidi sebesar Rp100 ribu.

“Kalau petani merasa harganya belum stabil. Gudang Garam akan membuka gudang di Kiawa. Cengkih petani bisa dititip. Jika harga cengkih sudah naik maka bisa dijual. Dan jika bersedia membeli cengkih petani seharga 100 ribu/perkilonya. Dengan membawa surat keterangan dari pemerintah desa dan menunjukan KTP,” papar Lumentut.

Lanjut legislator dapil Minahasa-Tomohon utusan partai Gerindra. Bahwa turunnya harga cengkih ini bukan tanggung-jawab Wenny Lumentut tetapi pihak Pemprov. Seharusnya gubernur menyurat pihak pabrikan bahkan mendesak Presiden agar harga cengkih bisa naik.

“Para petani dan DPRD Serta Pemprov Sulut harus duduk bersama mencari solusi yang terbaik. Agar petani jangan terus dirugikan,” tegas Lumentut. (mom)

IKLAN
loading...