IKLAN

PROYEK JALAN PERTANIAN DI DESA POOPO ASAL JADI

Tuuk Ajak Warga Laporkan ke Kejaksaan dan Polda


BOLMONG RAYA –Jalan pertanian atau jalan perkebunan menjadi impian bagi seluruh petani yang ada di Sulut termasuk di Bolmong Raya.

Namun apa yang diharapkan petani tidak sesuai dengan harapan. Pasalnya, para petani mengharapkan adanya jalan pertanian, tetapi yang terjadi malah proyek infrastruktur itu dibuat asal-asalan. Bahkan tidak sesuai dengan anggarannya.

Jems Tuuk nampak serius mendengarkan aspirasi warga Desa Poopo, Jumat (29/4)

Jems Tuuk nampak serius mendengarkan aspirasi warga Desa Poopo, Jumat (29/4)

Seperti yang terjadi di Desa Poopo, seorang Sangadi dengan keberaniannya membeberkan dugaan penyimpangan proyek jalan pertanian di Desa Poopo Selatan Kecamatan Pasi Timur ketika Jems Tuuk melaksanakan reses di Poopo.

Dihadapan Tuuk, Sangadi Poopo Selatan, M B Rumengan  menjelaskan, jika sejak dari awal proses pembebasan tanah hingga penyelesian proyek jalan pertanian berbandrol Rp998 juta  pada tahun 2013 itu sudah tidak sesuai aturan.

“Waktu proyek itu dilaksanakan tanaman milik warga langsung dirusak tanpa meminta persetujuan terlebih dahulu,” kata Rumengan saat reses Tuuk, Jumat (29/4) ujarnya.

Lanjut Rumengan,  pembangunan jalan pertanian itu memang sudah tidak sesuai bestek, serta pekerjaan bangunan pendukung yang tertera dikontrak, didalamnya termasuk lima gorong-gorong serta drainase jalan yang tidak ada tidak dilaksanakan pelaksana proyek CV Karunia Perkasa.

” Sebagai warga kami  berpikir ada yang salah dengan proyek ini. Jalan sudah tidak becus dibangun, ditambah tidak adanya pembangunan fasilitas pendukung yang tertera dikontrak membuat kami berpikir anggaran yang direalisasikan hanya sekitar 300 jutaan,” tutur Rumengan saat menyampaikan aspirasi ke Jems Tuuk.

Mendengar aspirasi tersebut, Tuuk pun prihatin  dan terkejut. ” Jika masyarakat merasa dirugikan atau pun menemukan adanya penyimpangan. Silahkan buat laporan baik itu ke Kejaksaan atau pun ke Polda, saya siap mendampingi. Pokoknya kalau memang terjadi penyalagunaan anggaran proyek jangan pernah takut untuk melapor. Siapa pun dia mau pejabat kalau salah harus diproses sesuai aturan,” tegas Tuuk. ( mom)

IKLAN
loading...