IKLAN

ADVETORIAL

Wagub Sampaikan KUA-PPAS APBD Tahun 2016 dan KUA-PPAS Perubahan APBD 2015


image

Suasana rapat paripurna penyampaian KUA PPAS APBD 2016 dan penyampaian KUA PPAS APBD Perubahan 2015 di DPRD Sulut

WAKIL Gubernur  Sulawesi Utara, DR. Djouhari Kansil,  Selasa (4/8) telah menyampaikan KUA dan PPAS APBD 2016 serta penyampaian KUA dan PPAS Perubahan APBD tahun 2015. Dalam sambutannya, Gubernur menyampaikan penyusunan KUA dan PPAS tahun anggaran 2016 masih mengacu pada perhitungan pendapatan dan belanja tahun sebelumnya.

image

Wagub Djouhari Kansil saat menyampaikan sambutan dalam sidang paripurna pengantar KUA PPAS ABPD 2016 dan KUA PPAS perubahan APBD 2015

Hal ini disebabkan belum adanya visi misi gubernur dan wakil gubernur dan RPJMD 2016-2020. Disamping itu belum diterbitkannya peraturan menteri keuangan terkait penetapan DAU, DAK, dan bagi hasil pajak.

image

image

Ketua DPRD Sulut, Steven Kandouw didampingi wakil ketua Vreeke Runtu dan Marthen Manoppo saat memimpin sidang paripurna

Pemerintah Provinsi juga telah menetapkan target ekonomi makro 2016. Dimana untuk tingkat pertumbuhan ekonomi diharapkan dapat mencapai angka 6,5%. Penurunan angka kemiskinan ditargetkan menjadi 7,75 %, tingkat pengangguran sebesar 7,5 % dan inflasi pada angka 4,5 %. Kansil  mengakui, semuanya ini telah disenergiskan dengan rencana kerja pemerintah daerah tahun 2016. Dan rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) 2005-2025 yang disingkronkan dengan rencana kerja pemerintah (RKP) tahun 2016, serta rencana pembangunan jangka menengah nasional 2015-2019.

Termasuk didalamnya Asumsi Ekonomi Makro Nasional 2016. Dimana untuk pertumbuhan ekonomi sebesar 5,8  penduduk miskin sebesar 9-10%. Tingkat penangguran sebesar 5,2-5,5% dan inflasi sebesar 3-5%.

image

Para anggota DPRD Sulut yang hadir dalam sidang paripurna

image

Sejumlah pejabat dan PNS Pemprov Sulut yang hadir di paripurna DPRD Sulut

Dalam sambutannya juga, Sarundajang menyatakan, pemerintah daerah telah menetapkan 8 program prioritas pembangunan Sulut tahun 2016. Yaitu pembangunan dan pengembangan infrastruktur dasar, terutama sanitasi dan air bersih. Pencapaian MDGs (Pendidikan, Kesehatan dan Sosial). Adaptasi perubahan iklim, pelestarian hutan dan lingkungan hidup. Pemantapan ketahanan pangan (beras dan daging sapi). Pengembangan kawasan perbatasan dan pulau-pulau terpencil. Pengembangan industri pariwisata dan peningkatan mice serta pelestarian budaya lokal. Peningkatan iklim investasi ekonomi lokal dan kreatif. Reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan yang baik.

image

Unsur Forkominda Sulut ikut menyaksikan jalannya sidang paripurna

image

Wagub Djouhari Kansil dan Pimpinan DPRD Sulut bersalaman dengan para undangan yang menghadiri sidang paripurna

Adapun subtansi kebijakan pendapatan dan belanja tahun 2016. Kebijakan pendapatan  total pendapatan direncanakan Rp.2,557.555.499.000, Pendapatan Asli Daerah Rp.1.028.490.800.000, Dana Perimbangan Rp.1.191.740.699.000. Lain-lain pendapatan daerah Rp.337.324.000.000. Kebijakan belanja, Total belanja tahun 2016 direncanakan sebesar Rp.2.551.586.668.771. (*/mom)

IKLAN
loading...