IKLAN

Wali Kota GSVL: Sekali Lagi, Tolong Jangan Potong Dana Bantuan Korban Bencana Alam


Wali Kota Manado, GS VIcky Lumentut meninjau lokasi pembangunan 1000 unit rumah korban bencana alam di kelurahan Pandu Kecamatan Bunaken

Wali Kota Manado, GS VIcky Lumentut meninjau lokasi pembangunan 1000 unit rumah korban bencana alam di kelurahan Pandu Kecamatan Bunaken

MANADO – Adanya dugaan pemotongan dana bantuan bencana alam banjir bandang yang memporak-porandakan Kota Manado 15 Januari 2014 silam, akhirnya tembus ke telinga Wali Kota, GS Vicky Lumentut (GSVL).

Ini diungkapkan sendiri GSVL saat memantau sekaligus mengawasi pembangunan 1000 unit rumah bantuan relokasi korban bencana yang dibiayai pemerintah pusat di kaki bukit Kelurahan Pandu, Kecamatan Bunaken, Senin (10/10/2016) sore.

“Ada yang datang kepada saya dan mengeluh katanya ada pemotongan dana satu juta setengah rupiah. Ini tidak boleh, nanti akan berdampak hokum. Kalau sampai bermasalah hokum saya tidak bertanggungjawab,” tandas GSVL.

GSVL didampingi Kepala Bappeda,  Bartje Assa, Kepala Dinas Dinkes, Robby Mottoh dan Kepala Dinas Pendidikan, Corry Tendean melihat satu per satu kondisi pembangunan rumah tersebut.

Satu per satu kondisi pembabgunan rumah bantuan warga korban bencana diperiksa Wali Kota, GS Vicky Lumentut

Satu per satu kondisi pembabgunan rumah bantuan warga korban bencana diperiksa Wali Kota, GS Vicky Lumentut

Orang nomor satu di ibukota Provinsi Sulut ini dengan tegas mengingatkan fasilitator dan Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado, Maximilian Tatahede agar tidak memotong dana sepeser-pun bagi korban bencana dengan alasan apapun juga.

“Tolong jangan ada pemotongan kepada korban bencana, apalagi dilakukan oleh fasilitator yang nota bene sudah dibayar untuk tugas itu,” tegasnya.

Fasilitator menurut GSVL, sudah dibayar khusus untuk membantu masyarakat korban bencana, merancang bangunan sesuai dengan jumlah dana yang diberikan.

Jika masih ada fasilitator yang dinilai ‘nakal’,  GSVL minta kepala BPBD Manado agar segera diganti.

“Tugas fasilitator untuk membimbing bukan untuk bikin susah penerima bantuan, kalau ada fasilitator nakal diganti saja,” tambah GSVL. (antoreppy/V4Q)

IKLAN
loading...

 

  • Raflin Kiu

    Tolong pak GSVL di validasi dana bantuan banjir yg sedang brjalan ini.krna ada rumah yg seharusnya dpt tpi tidak dpt.yg rumahnya di bangun 2015 dpt bntuan sdngkn bencana 2014..hususnya alamat kel.ternate tanjung lingk 3 kec singkil.trima kasih