IKLAN

Walikota dan Wawali Berbelasungkawa Tewasnya Guru yang Tertimpa Pohon


Mor D. Bastiaan

MANADO – Walikota Manado GS Vicky Lumentut (GSVL) dan Wakil Walikota Manado, Mor Dominus Bastiaan (MOR) meminta warga masyarakat Kota Manado lebih meningkatkan kewaspadaan. Ini disampaikan GSVL-MOR sehubungan dengan tingginya curah hujan di Kota Manado. Tidak hanya itu saja, dari informasi yang diterima MANADOLINE, akibat hujan dan angin kencang, menyebabkan pohon dan tiang gardu PLN roboh menimpa sebuah mobil avanza dengan nomor polisi DB 1458 AW di jalan Kayubulan Kelurahan Malalayang 1 Lingkungan XI, pukul 07.30.

Atas kejadian tersebut, GSVL-MOR menyampaikan rasa simpati dan turut berbelasungkawa kepada keluarga para korban. “Saya dan pak Walikota GSVL sangat prihatin dan turut berbelasungkawa dengan adanya kejadian tersebut. Kami mendoakan semoga keluarga tetap diberikan kekuatan untuk cobaan ini,” ujar Wawali Mor.

Karenanya GSVL-MOR meminta kepada semua masyarakat yang beraktifitas di dalam rumah dan di luar rumah. Baik yang menggunakan kendaraan bermotor dan berjalan kaki, untuk lebih waspada dan berhati-hati dengan situasi sekitar. “Melihat cuaca di Manado yang sangat tinggi curah hujannya, maka sekali lagi kami menghimbau dan sangat mengharapkan kewaspadaan dari warga masyarakat yang beraktifitas,” tutur Wawali Mor.

Dari informasi MANADOLINE, seorang saksi bernama Reymond Pesik (45) Warga Desa Sea Jaga III Kecamatan Pineleng mengatakan saat itu dia sedang melintas di ruas jalan Kayubulan. Kemudian dia melihat bahwa saat itu kabel listrik sudah tergantung dekat dengan jalan tersebut, dan roboh menimpa mobil yang melintas.

Para korban akibat robohnya pohon dan gardu listrik itu adalah Calvin Kustaman (25) Warga Desa Sea Jaga II, istrinya Yolanda Tangkumahat (25), dua anak korban Tafenli Kustaman (6) dan Julio Kustaman (3) yang ketika itu bermaksud menuju SMA Negeri 1 Manado mengantar mertuanya Meity Mawuntu (57) yang berprofesi sebagai seorang Guru. Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Agus Marsidi membenarkan adanya kejadian tersebut. “Empat korban sudah di evakuasi ke Rumah sakit Kandow Manado, termasuk ada seorang meninggal,” kata Marsidi.(timredaksi)

IKLAN
loading...