Warga Desa Kamanga Keluhkan CSR PT Geothermal Lahendong

MINAHASA-Warga yang ada di Desa Kamanga I Kecamatan Tompaso mengeluhkan CSR (Corporate Social Responsibility) dari PT Geothermal Lahendong. Hal ini diungkapkan warga kepada Sekretaris Komisi I Jeany Mumek ketika mengelar reses, Rabu (20/9/2017).

Jeany Mumek saat reses di Desa Kamanga Satu, Tompaso.

Eddy Wurangian salah satu warga di Desa Kamanga menyatakan,  CSR dari PT Geothermal Lahendong sampai sekarang tidak mereka rasakan atau tidak jelas.

Padahal sesuai atauran CSR adalah suatu konsep atau tindakan yang dilakukan oleh perusahaan sebagai rasa tanggung jawab perusahaan terhadap social maupun lingkungan sekitar dimana perusahaan itu berada. seperti melakukan suatu kegiatan yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar dan menjaga lingkungan, memberikan beasiswa untuk anak tidak mampu di daerah tersebut.

Mendengar aspirasi dari masyarakat di Desa Kamangai I Kecamatan Tompaso, Mumek meminta agar warga dapat menyampaikan aspirasi secara tertulis ke DPRD Sulut. “Sampaikan aspirasinya secara tertulis. Sehingga kami bisa memanggil pihak PT Geothermal Lahendong untuk mempertanyakan soal CSR,”ungkap Mumek.

Jeany Mumek foto bersama dengan Hukum Tua dan warga.

Selain masalah CSR, warga Kamanga juga mengharapkan pemerintah dapat memperbaiki Jalan Taure sudah rusak parah, bahkan terancam putus.

Politisi PDIP ini menyempatkan diri turun ke daerah pemilihannya di Desa Timu Kecamatan Romboken. “Masyarakat mengeluhkan soal kelangkaan pupuk, jalan dari Polsek Romboken ke Langowan diharapkan dapat diperbaiki oleh Pemerintah Provinsi,”jelas Mumek. Sambil menyatakan semua aspirasi ini ia tampung. Jika kewenangan Kabupaten, Mumek berjanji akan menyampaikan ke Bupati. ( mom)

IKLAN Sukseskan Manado Fiesta 2020