IKLAN

Warga Kotamobagu Waspadai Ancaman Penyakit Demam Berdarah


 

Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti  Menyebabkan Demam Berdarah. (foto dok)

Gigitan Nyamuk Aedes Aegypti Menyebabkan Demam Berdarah. (foto dok)

KOTAMOBAGU – Berdasarkan data yang dicatat Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Kotamobagu hingga bulan Juni ini telah terjadi 65 kasus Demam Berdarah Dengue (DBD). Catatan ini memprihatinkan bila dibandingkan kasus yang terjadi selang waktu tahun 2014 silam yang hanya 56 kasus.

Data tersebut diperoleh berdasarkan laporan dari rumah sakit dan puskesmas yang ada di wilayah Kota Kotamobagu yang terus melaporkan penanganan bagi warga yang dirawat dengan status DBD.
Dari rata-rata yang terkena penyakit gigitan nyamuk aedes aegypti itu kebanyakan berumur 15 hingga 40 tahun. Sedangkan untuk umur 5 sampai 14 tahun masih kurang atau berada di posisi kedua terbanyak.

Penanggungjawab Fogging Dinkes Kotamobagu Heru Damopolii menghimbau warga kota untuk tetap menjaga kebersihan lingkung“Meski telah dfogging kebersihan lingkungn tetap dijaga. Sebab itu bagian dari pencegahan jentik nyamuk berkembang biak,” jelas Heru, Senin (22/6). (yoan)

IKLAN
loading...