IKLAN

Merasa Terus Diintimidasi Terkait Pengosongan Lahan

Warga Minta Camat Tuminting Dipecat


Terkait status tanah, ratusan warga Maasing dan Karang Ria, mengaduhkan nasib mereka di DPRD Kota Manado.

Terkait status tanah, ratusan warga Maasing dan Karang Ria, mengaduhkan nasib mereka di DPRD Kota Manado.

MANADO – Warga kelurahan Maasing dan Karang Ria, meminta Camat Tuminting Welly Mohede dipecat. Pasalnya, Camat dinilai ikut terlibat dalam upaya paksa pihak keluarga Karema – Walla, untuk mengosongkan lahan yang mereka tempati selama puluhan tahun.

“Kami minta Camat dipecat saja. Camat, terlalu memaksakan warga untuk mengosongkan lahan yang kami tempati, termasuk surat yang disampaikan kepada kami,” teriak sejumlah warga, saat melakukan aksi damai di gedung DPRD Kota Manado, Senin, (26/01) pukul 12.40 wita.

Kepada sejumlah anggota dewan yang menerima aspirasi mereka, agar Camat Tuminting, Lurang Maasing dan Karang Ria, untuk dihadirkan di gedung Tikala.

Stenly Tamo, anggota DPRD Manado meminta warga untuk tenang. Diapun mengupayakan untuk menghadirkan camat dan lurah di gedung DPRD. “Kami akan menghadirkan camat Tuminting dan Lurah Maasing dan Karang Ria. Soal, permintaan pemecatan camat bukan kewenangan kami,” katanya.

Sementara itu, anggota dewan Benny Parasan mengatakan, siapapun yang terkait dengan masalah ini, untuk tidak saling mengintimidasi apalagi sampai melakukan pengancaman. “Tolong, negara ini negera hukum. Semua harus berproses secara hukum, tidak ada intimidasi apalagi sampai harus melakukan pengancaman,” tegasnya.

Politisi Gerindra yang juga anggota komisi B ini, meminta staf secretariat segera menghadirkan camat dan para lurah, untuk didengarkan keterangan terkait status quo tanah ini. (christian

IKLAN
loading...