IKLAN

Tokoh Nusa Utara Ucapkan Terima Kasih Kepada Wali Kota

Warokka: Kedepan Gebyar Pesta Adat Tulude Dikemas Lebih Menarik


Hendrik Warokka

Hendrik Warokka

Ki-Ka: Ketua Panitia Pesta Adat Tulude, Jackried Maluensung, Ketua IKISST, Agus Tahendung, Wali Kota Manado Vicky Lumentut, Ketua TP-PKK, Julyeta Paula Runtuwene dan Ketua DPRD Manado, Noortje Van Bone pada perayaan Tulude, di Lokasi Taman Berkat Boulevard

Ki-Ka: Ketua Panitia Pesta Adat Tulude, Jackried Maluensung, Ketua IKISST, Agus Tahendung, Wali Kota Manado Vicky Lumentut, Ketua TP-PKK, Julyeta Paula Runtuwene dan Ketua DPRD Manado, Noortje Van Bone pada perayaan Tulude, di Lokasi Taman Berkat Boulevard

MANADO— Pesta Adat Tulude dan Gebyar Seni Budaya Waga Nusa Utara yang digelar sejak Kamis (29/) di kawasan Taman Berkat, Boulevard Kota Manado, resmi ditutup, Sabtu (31/1) tadi malam (Sabtu 31/1)

Sebanyak 2.500-an warga Nusa Utara yang datang dari sejumlah kabupaten/kota se Sulut tumpah ruah menyaksikan gelaran adat Nusa Utara dalam memasuki tahun baru. “Puncak pesta Adat Tulude dan gebyar Seni Budaya warga Nusa Utara mala mini kami menyediakan 2.500 kursi. Ternyata yang datang lebih. Buktinya kami melihat masih banyak tamu yang datang terpaksa hanya berdiri,’’ kata Ketua Panitia, Jeckried Maluenseng saat membawakan sambuatan panitia.

Walio Kota Vicky Lumentut membuka Pesta Adat Tulude didampingi Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone serta Ketua Panitia Jackried Maluenseng dan Ketua IKISST, Agus Tahendung

Walio Kota Vicky Lumentut membuka Pesta Adat Tulude didampingi Ketua DPRD Manado Nortje Van Bone serta Ketua Panitia Jackried Maluenseng dan Ketua IKISST, Agus Tahendung

Wali Kota Vicky Lumentut dan First Lady Manado Julyeta Paula Runtuwene mengenakan pakaian kehormatan warga Nusa Utara

Wali Kota Vicky Lumentut dan First Lady Manado Julyeta Paula Runtuwene mengenakan pakaian kehormatan warga Nusa Utara

Ada yang menarik saat penutupan acara yang dihadiri para tokoh-tokoh penting baik berdarah Nusa Utara maupun pejabat Sulut dan Kota Manado. Ini terungkap saat sambutan Ketua IKISST (Ikatan Keluarga Indonesia Sangihe, Sitaro dan Talaud), Agus Tahendung.

Usai menyapa dengan hormat para tamu, termasuk Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut yang datang bersama istri Julyeta Paula Lumentut-Runtuwene ini, Tahendung menanyakan kehadiran Wakil Wali Kota Manado, Harley Mangindaan.

“Apakah Bapak Wakil Wali Kota hadir. Ada nda…? Sayang, padahal kami sudah memberikan undangan,’’ tandas mantan birokrat ini berulang-ulang melontarkan kalimat ketidakhadiran Wawali. “Saya disini tidak mau sambutan seperti disampaikan Ketua Panitia (Jackried Maluenseng) tadi. Saya Cuma mau jelaskan apa itu Tulude! Karena pasti banyak yang belum kenapa sampai ada Tulude. Orang Cuma tahu, yah Tulude, tapi sejarahnya apa,’’ ujar Tahendung sambil menceritakan asal usul Tulude dari cerita-cerita para leluhur warga Nusa Utara.

Wali Kota Vicky Lumentut ikut masamper bersama ratusan warga Nusa Utara

Wali Kota Vicky Lumentut ikut masamper bersama ratusan warga Nusa Utara

Tak mau kalah, First Lady Manado Julyeta Paula Runtuwene pun ikut enjoy masamper

Tak mau kalah, First Lady Manado Julyeta Paula Runtuwene pun ikut enjoy masamper

“Yang pasti kami sebagai tokoh-tokoh Nusa Utara meyampaikan apresiasi yang tinggi dan berterima kasih banyak kepada Wali Kota Manado, Bapak Vicky Lumentut yang ikut mendukung suksesnya acara kami ini bersedia menjadikan Tulude sebagai kalender Iven setiap tahun Pemkot Manado,’’ kunci mantan Kadis Sosial Pemprov Sulut ini dimasa kepemimpinan Gubernur alm. A.J Sondakh.

Ketua Panitia Pesta Tulude, Jackried Maluenseng langsung memberikan apresiasi atas niat baik GSVL. “Satu kata yang kita rasakan disini. Seluruh warga Nusa Utara malam ini merasa bangga dan tersanjung. Terima kasih Pak Wali Kota atas niat baiknya menjadi adat Tulude kami bisa dijadikan kalender of iven Pemkot Manado,’’ pungkas mantan wartawan senior ini.

Sementara itu Kadis Perawisata dan Kebudayaan Kota Manado, Hendrik Waroka siap mensukseskan Gebyar Adat Tulude merupakan budaya warga Nusa Utara di Sulut untuk tahun-tahun akan datang. “Oleh Pak Wali ini akan dijadikan iven Pemkot Manado melalui Disparbud. Tentunya untuk pelaksanaan tahun depan kami akan bekerjasama dengan panitia tokoh Nusa Utara akan mengemas kegiatan ini lebih menarik lagi karena ini salah satu asset wisata Manado bahkan Sulut,’’ pungkas Waroka. (adv/anto reppy)

IKLAN
loading...