IKLAN

Wow… PT Air Manado dan Telkom, Bakal Diproses Pidana


Stenly Tamo

Stenly Tamo

MANADO – Maraknya pengrusakan jalan yang merupakan fasilitas publik, seakan lepas dari persoalan hukum. Kendati, hal tersebut bisa berakibat fatal bagi para pengguna jalan, seperti rawan lakalantas.

Anggota Komisi C DPRD Kota Manado Stenly Tamo mengatakan bahwa aktivitas galian yang ikut merusak badan jalan, bakal dikenakan saksi pidana. “Bagi yang melakukan pengrusakan jalan, akan dikenakan saksi pidana sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 tahun 2004 tentang jalan,” kata Stenly Tamo, kepada manadoline.

Bahkan dirinya menegaskan ancaman kurungan penjara bisa 18 tahun dan atau didenda hingga miliaran rupiah. “Sebut saja dalam Bab VIII Pasal 63 dan 64 UU No 38/2004, poin 1 dijelaskan bahwa setiap orang yang dengan sengaja melakukan kegiatan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan di dalam ruang manfaat jalan, dipidana dengan pidana penjara paling lama 18 bulan atau denda paling banyak Rp 1,5 miliar,” tegasnya.

Terpantau sejumlah aktivitas galian yang dilakukan oleh PT Air Manado dan PT Telkom, membuat jalan menjadi rusak. Sejumlah warga merasa terganggu dengan kondisi jalan yang bisa saja mengancam keselamatan mereka berlalulintas.

“Kurang mo cilaka torang dengan lubang bekas galian dari PT Air dengan PT Telkom. Harusnya dorang musti perbaiki jalan seperti kondisi awal,” ungkap Imran, warga Tikala kepada manadoline.com, Senin, (01/06). (christian)

IKLAN
loading...