IKLAN

Yang Dilakukan Pemkot Manado Bantu OD-SK Antisipasi Serbuan Turis Tiongkok ke Sulut    


Wagub Sulut, Steven Kandouw  (ketiga kiri rompi Customs) dan Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (Ketiga dari kanan berkostum Customs) foto bersama di sela-sela penjemputan Turis Tiongkok di Bandara Samratulangi, Selasa (12/7/2016) malam

Wagub Sulut, Steven Kandouw (ketiga kiri rompi Customs) dan Wali Kota Manado, GS Vicky Lumentut (Ketiga dari kanan berkostum Customs) foto bersama di sela-sela penjemputan Turis Tiongkok di Bandara Samratulangi, Selasa (12/7/2016) malam

MANADOHingga akhir Juli nanti Sulut akan menjadi sasaran lokasi pariwisata ribuan turis asal Tiongkok dan Hogkong. Saat ini sudah ratusan turis Tiongkok tersebar di Kota Manado dan beberapa daerah kabupaten/kota yang ada di Bumi Nyiur Melambai ini.

Diperkirakan, volume kedatangan turis bermata cipit akan terus bertambah pasca dibukanya jalur penerbangan 3 maskapai (Lion Air, Citilink dan Sriwijaya) Tiongkok-Manado.

Manado sendiri sebagai ibukota Provinsi Sulut sedikit kewalahan menyambut kedatangan para Turis Tiongkok dan Hongkong ini. Hal ini diakui Wali Kota, GS Vicky Lumentut (GSVL) di depan seluruh anggota DPRD Manado di sela-sela rapat paripurna pertanggungjawaban APBD 2015, Selasa (12/7/2017).

“Sampai saat ini mereka (Turis Tiongkok) masih membawa Guide Tour sendiri dari Negara mereka karena kita di Manado masih kurang Guide berbahasa Cina. Mereka (Guide Tour) itu dikontrak,” jelas GSVL.

Untuk mengantisipasi masalah ini, GSVL mengaku sudah berkoordinasi dengan Gubernur Olly Dondokambey dan Wagub, Steven Kandouw (OD-SK) untuk membantu memboyong putra-putri terbaik ke Tiongkok kemudian disekolahkan khusus berbahasa Cina.

“Kami siap membantu termasuk anggarannya. Kami berharap disini ada dukungan dari anggota dewan terhormat,” kata GSVL.

Kecuali itu, Manado juga tidak memiliki mobil khusus turis yang akan membawa para wisman manca Negara ke sejumlah lokasi pariwisata. Meski begitu, GSVL mengaku ada beberapa bus bantuan dari pemerintah pusat.

“Mobil khusus juga kami belum milik. Tapi nantinya ada bantuan Bus dari pemerintah pusat. Kalau dijumpai di jalan ada bus pariwisata bertuliskan Pemkot Manado, itulah mobil bantuan pusat,” jelas ketua DPD Demokrat Sulut ini sembari berharap dukungkan semua stakeholder mensukseskan program OD-SK di sector Pariwisata. (antoreppy)

IKLAN
loading...