IKLAN

Yang Diperguncingkan PNS Manado usai Dengar Pidato Kenegaraan Presiden Jokowi


image

Presiden Jokowi saat menyapaikan pidato kenegaraan pertama di rapat paripurna istimewa, DPR, MPR dan DPD RI, Jumat kemarin

MANADO – Kali pertama Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan  pidato kenegaraan dalam dalam rangka Hari Ulang Tahun Kemerdekaan RI ke 70, Jumat (14/8) kemarin di depan sidang paripurna bersama DPR RI, MPR dan DPD di ruang Nusantara MPR, DPR dan DPD RI.

Seluruh warga negara Indonesia mendengarkan langsung pidato kenegaraan Jokowi melalui siaran langsung TV. Tak terkecuali warga Kota Manado, termasuk pejabat Pemkot, Wali Kota, GS Vicky Lumentut, Wawali Harley Mangindaan, Sekkot Haefrey Sendoh, seluruh PNS melalui Rapat Paripurna Istimewa yang dilaksanakan DPRD Kota Manado dipimpin Ketua DPRD, Noortje Van Bone.

Pertama Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan terkait HUT RI ke 70 yang menyoroti nilai-nilai luhur bangsa yang mulai luntur. Pidato kedua usai sholat Jumat, Jokowi menyampaikan pidato kenegaraan penyampaian nota keuangan RAPBN (Rancanga  Anggaran Pendapatan Belanja Negara) tahun 2016.

Pidato kedua ini yang sangat ditunggu-tunggu ribuan PNS di lingkungan Pemkot Manado. Pasalnya, melalui pengantar nota keuangan 2016 itu akan diketahui pos-pos anggaran yang terserap, termasuk kesejahtraan untuk PNS. Sayang, harapan yang ditunggu-tunggu ribuan PNS Pemkot Manado buyar, menyusul hingga pidato kenegaraan itu tidak selesai, Jokowi tidak menyinggung adaya kenaikan gaji PNS seperti biasanya di tahun-tahun sebelumnya.

“Nda ada kang bilang torang pengaji naik,” kata salah satu PNS menanyakan kepada beberapa rekannya usai paripurna mendengar pidato kenegaraan di DPRD Manado. “Iyo noh, kita nda dengar. Mungkin ada stow naik berapa persen cuma nda dibaca,” timpal PNS lainnya menghibur diri.

Pengantar nota keuangan RAPBN 2016 ini merupakan kali pertama pemerintahan Jokowi menyusun sepenuhnya RAPBN. Selama setahun pertama, Jokowi menjalankan APBN 2015 yang disusun pada awalnya oleh pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Materi pidato yang disampaikan Presiden Jokowi dimulai dari bidang pendidikan, lalu beranjak ke bidang demokrasi, kemudian dilanjutkan dengan pembahasan soal ekonomi. (antoreppy)

IKLAN
loading...