BerandaHeadlinesBersama Wagub Ikut Sholat Ied Idul Fitri 1446 H, Gubernur Berharap Toleransi...

Bersama Wagub Ikut Sholat Ied Idul Fitri 1446 H, Gubernur Berharap Toleransi di Sulut terus Terpelihara

MANADO – Seluruh umat muslim di Sulut akhirnya menikmati hari kemenangan mereka setelah selama sebulan mereka menjalani bulan puasa ramdhan, Senin (31/3/2025).

Menyambut hari kemenangan nan suci dalam perayaan Idul Fitri 1446 H, pagi hari mereka menjalani Sholat Ied.

Khusus di Masjid Raya Ahmad Yani, Manado, Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus dan Wakil Gubernur, Dr Victor Mailangkay SH MH, hadir berbaur dengan jemaah yang mengikuti sholat.

Kehadiran duo top eksekutif di Sulut ini menambah suka cita dan kebahagiaan jamaah yang hadir.

Kedatangan YSK-VM sapaan akrab mereka, menjadi kebahagiaan tersendiri bagi semua jemaah. Gubernur Yulius pub mengambil momentum itu dengan menyampaikan beberapa harapannya sebagai orang nomor satu di Bumi Nyiur Melambai ini.

“Selamat Hari Raya Idul Fitri kepada seluruh umat Muslim di Sulawesi Utara. Semoga kebahagiaan dan kedamaian senantiasa menyertai kita semua,” ujar

Gubernur berharap terus mengggaungkan semangat toleransi agar terus terpelihara.

“Provinsi kita dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Atas dasar itu, mari kita terus pelihara dan tingkatkan semangat kebersamaan serta gotong royong di Bumi Nyiur Melambai,” katanya.

Dia pun menyampaikan perayaan Idul Fitri adalah momentum istimewa untuk kembali kepada fitrah, mensucikan diri, mempererat silaturahmi, serta saling memaafkan.

Turut hadir mendampingi, Sekretaris Provinsi Sulut Steve Kepel, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Denny Mangala, serta Asisten III Bidang Administrasi Umum Fransiskus Manumpil. Hadir pula Wakil Wali Kota Manado, dr. Richard Sualang.

Setelah sholat Idul Fitri, Gubernur dan rombongan berbaur dengan masyarakat, bersalaman dengan jemaah sebagai bentuk kebersamaan dan silaturahmi di hari yang penuh berkah ini.

“Ini menjadi wujud nyata Sulawesi Utara sebagai laboratorium kerukunan,” pungkas gubernur. [anr]

- Advertisment -