Di Mitra Masih 6 Ribuan Warga Enggan Divaksin, Kapolres Instruksikan Seluruh Kapolsek Lakukan Penyelidikan

MITRA – Polres Mitra menggelar Focus Group Discussion (FGD) mengangkat tema “Sinergitas Aparat Dalam Memantapkan Kegitan Vaksinasi di Kabupaten Mitra”. Kegiatan ini dikemas bersama pemerintah kabupaten yakni Dinas Kesehatan dan Dinas Dukcapil Mitra yang dilaksanakan di Sport Hall kantor DPRD Kabupaten Mitra, Kamis (28/10/2021).

Hadir menjadi narasumber Wakil Bupati Jouke Legi, Kapolres Mitra AKBP Rudi Hartono, Kadis Kesehatan Helni Ratuliu dan Kadis Dukcapil Piether Owu. Wakil Bupati Legi mengatakan, pihaknya menargetkan sampai november capaian vaksinasi sudah diangka 80 persen.

“Target kita di bulan november nanti, diupayakan 80 persen untuk dosis satu. Saat ini masih ada sekitar 6 ribuan warga Mitra lagi yang harus divaksin untuk bisa mencapai angka 80 persen,” kata Legi.

Untuk mendukung percepatan vaksinasi, dalam FGD membahas terkait kebijakan yang harus dibuat untuk merangsang seluruh masyarakat agar mau menerima vaksinasi.

Kapolres Mitra AKBP Rudi Hartono kepada awak media mengatakan, saat ini pihaknya akan memberikan instruksi tambahan bagi seluruh Kapolsek di Mitra untuk melakukan penyelidikan  berkaiatan vaksinasi.

Pasalnya, FGD Polres Mitra terungkap bahwa masih ada sejumlah masyarakat yang enggan divaksin.

“Sekarang saya tugaskan seluruh Kapolsek, bukan hanya melakukan penyelidikan tindak pidana tapi juga penyelidikan penyebab masyarakat tidak mau di vaksin,” ungkap Hartono.

Kapolres Mitra, AKBP Rudi Hartono

Menurutnya, ini perlu dilakukan agar ada solusi yang bisa ambil guna memberikan pemahaman kepada masyarakat yang belum divaksin, agar mau menerima vaksinasi.

“Tugas kita untuk cari tahu dulu alasan, kenapa tidak mau divaksin.  Setelah kita tahu alasanya, baru buat cara bertindak untuk melakukan vaksinasi agar masyarakat mau divaksin,” jelas Kapolres.

Jika penyebab sudah ditemukan, stocholder yang terkait di kabupaten Mitra akan dibahas bersama dengan cara bertindak yang tepat, bahkan jika diperlukan maka akan di bahas juga dengan Bupati Mitra, James Sumendap.

“Jadi kita bicarakan di tingkat stocholder paling atas kabupaten Mitra, untuk menentukan cara yang terbaik, bertindak agar efektif,” katnya.

Kegiatan FGD ini dengan mengikuti Protokole Kesehatan (Prokes) menghadirkan para Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat, Para Camat, Lurah, Kades, Kepala Puskesmas dan Jaajaran Polres Mitra. [LML]