Ketat Prokes di Mitra, 135 Desa Dilakukan Penyekatan Mulai Hari Ini

Rakor penyekatan Satgas Cavid-19 Mitra

RATAHAN – Pemkab Minahasa Tenggara (Mitra) melakukan peraturan super ketat menyusul terus melonjaknya angka penyebaran kasus covid-19. Tak tanggung-tanggung, Bupati James Sumendap lewat Satgas Covid-19 mulai Senin (2/8/2021) hari ini memberlakukan penyekatan di 135 Desa dan 9 kelurahan yang ada di kabupaten Mitra.

Ini sebagaimana hasil rakor Sabtu (31/6/2021) dihadiri Asisten I, Jani Rolos yang juga Ketua Satgas Covid-19 Mitra, Kapolsek Belang Iptu Imanuel Lutam, Danramil Belang, staf ahli bidang pembangunan ekonomi dan keuangan, Irwan Abjulu, camat Belang Abdul K, Pontoh, hukum tua Tababo Selatan Citra Kawulusan, bersama para Hukum Tua, Tokoh Agama dan Tokoh Masyrakat.

“Mendahului Surat Edaran Bupati James Sumendap SH, mulai hari senin 2 Agustus 2021 setiap desa dan kelurahan harus melaksanakan penyekatan,” kata Rolos dalam rakor penyekatan yang berlangsung di Desa Tababo Selatan Kecamatan Belang.

Pria yang biasa disapa Jaro ini menuturkan, langkah tegas diambil satgas covid-19 tujuannya, mengurangi angka penyebarankasus covid-19 dan mengurangi potensi warga masyarakat keluar kampung.

“Dengan cara penyekatan ini diharapkan para pelaku perjalanan yang nantinya akan masuk ke desa dan kelurahan bisa diseleksi di penyekatan yang ada di desa maupun kelurahan. Apalagi jika ada warga masyarakat yang tidak mematuhi prokes bisa dikembalikan,” tegas Jaro.

Dia berharap dengan penyekatan ini warga masyarakat bisa mendukung langkah diambil Pemkab Mitra. “Meskipun demikian, kami dari Tim Satgas Covid-19 Mitra akan selalu mempertimbangkan masalah esensial dan non esensial. Misalnya, orang sakit mendadak, orang ke kebun, harus melaut, bahkan pergi ke kantor di ijinkan. Asalkan harus mematuhi Prokes.” pungkas Jaro.

Penyekatan ini bukan di setiap desa dan kelurahan akan ditutup total. Tetapi dengan melihat aktivitas masyarakat. “Jadi penyekatan buka tutup, bukan tutup total. Namun tetap melakukan penyekatan bagi masyarakat yang melanggar dan tidak mematuhi prokes,” katanya. [MLM]