Mengeluh Soal Pelayanan Kesehatan, Billy Lombok Temui Keluarga Eddy Moningka

MANADO-Billy Lombok Wakil Ketua DPRD Sulut mendatangi satu keluarga korban almarhum Eddy Moningka yang mengeluh soal pelayanan kesehatan, terkait penanganan pasien Covid-19.

Billy Lombok saat bertemu keluarga Eddy Moningka

Apa yang dilakukan Lombok ini untuk menindaklanjuti banyaknya aspirasi yang masuk terkait pelayanan Rumah Sakit, terutama di RSUP Kandou Manado.

Sekretaris Partai Demokrat Sulut saat berkunjung didampingi Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Kandou Manado dr Jehezkiel Panjaitan serta anggota DPRD Kota Tomohon Chyntia Wongkar.

Saat bertemu Lombok, istri almarhum Altje Takalawangen bercerita peristiwa yang dialami keluarganya perihal suaminya yang dinyatakan positif COVID-19 oleh pihak rumah sakit.

Menurut Altje Takalawangen pihak rumah sakit tidak memberikan penanganan yang maksimal kepada almarhum sehingga keluarga menduga pihak rumah sakit sengaja mengcovidkan almarhum.

Dari keterangan yang didapat tersebut, Billy Lombok menekankan ada beberapa hal yang disampaikan, pertama soal penanganan pihak rumah sakit serta minimnya komunikasi dengan pihak keluarga.

“Tadi ada beberapa hal yang ditekankan, keluarga menyaksikan sendiri, tidak ada penanganan saat pasien kritis, tidak ada pcr swab on going, nanti saat meninggal, penanganan covid tidak sebagaimana mestinya sehingga keluarga curiga dicovidkan, di ruangan IGD tidak ada orang penjaga, penanganan lambat, jenazah tidak ditutup sebagaimana jenazah covid, penguburan hanya berdasarkan komunikasi keluarga dengan lurah, satgas covid tidak ada peran, keluarga mengadakan swab mandiri, harusnya diadakan tracing, nakes 40 % katanya berkurang karena terpapar, insentif  Nakes sudah terbayar,” tegas Lombok.

Lombok menegaskan DPRD Sulut mendesak agar diadakan tindak lanjut lewat komite medik rumah sakit mengenai penanganan yang tidak sesuai prosedur.

“Harus Perbaiki pelayanan, jangan sampai terjadi masyarakat tidak percaya lagi ke rumah sakit,”ucapnya.

Sementara itu, Direktur Medik dan Keperawatan Rumah Sakit Prof Kandouw dr Jehezkiel Panjaitan mengatakan akan menindaklanjuti kesaksian keluarga soal prosedur di IGD karena diduga dibiarkan/tidak ada penjaga. Kunjungan Billy Lombok ini dilakukan pada Jumat (6/8/2021). (mom)