Pertama di Sulut, Mendagri Tetapkan Mitra Status PPKM Level 1 dari Covid-19

Sekda Mitra, David Lalandos dan Asisten I yang juga Ketua Satgas Covidi-19 Mitra, Jani Rolos

MITRA – Sebagaimana diketahui PPKM bertujuan membatasi mobilitas masyarakat agar penyebaran covid-19 dapat diminimalisir. Hasil kerja keras Bupati Mitra James Sumendap (JS) bersama Satgas Covid-19 serta dukungan tokoh agama dan tokoh masyarakat sukses membawa Mitra yang sebelumnya berada di level 2 kini tembus pada level 1 PPKM.

“Kita patut bersyukur  karena Kabupaten Mitra boleh  mendapat atau masuk ke level satu PPKM (Pemberlakuan Pembatasan kegiatan masyarakat) sebagaimana Surat Edaran Mendagri. Artinya, tingkat penyebaran virus Covid-19 semakin berkurang. Mitra satu-satunya kabupaten /kota di Sulut untuk saat ini,” kata Sekda Mitra, David Lalandos kepada media di kantor Bupati.

Sesuai rekomendasi WHO (World Health Organization), daerah yang berada di PPKM level 1 menunjukan jumlah positif covid-19 kurang dari 20 orang per 100 ribu penduduk per minggu. Sementara rawat inap di rumah sakit kurang dari 5 orang per 100 ribu penduduk per minggu serta angka kematian kurang dari 1 orang per 100 ribu penduduk di daerah tersebut.

Mitra ditetapkan level 1 sebagaimana Instruksi Mendagri No. 58/2021 tertanggal 8 November 2021. Khusus Sulut, 1 kabupaten level 1 yaitu Mitra, 7 Kabupaten/Kota level 2 masing-masing Bolmong, Bolmut, Talaud, Kota Manado, Kota Bitung, Kota Tomohon dan Kota Kotamobagi.

Sementara 7 Kabupaten lainnya status level 3 yakni Minahasa, Minsel, Boltim, Sangihge, Minut, Bolsel dan Sitaro. Meski begitu, Assisten I, Jani Rolos yang juga Ketua Satgas Covid-19 Mitra meminta masyarakat Mitra tetap harus harus waspada sebab gelombang ketiga pandemi covid 19  masih menghantui.

“Jangan terlalu euforia dengan ditetapkannya masuk ke PPKM level satu, tetapi mari kita kawal bersama, masih perketat pengawasan, dengan selalu menerapkan terus memperhatikan protokol kesehatan dan masih dengan aturan-aturan yang dikeluarkan dalam edaran pada waktu yang lalu oleh pemerintah,” Ujarnya.

Pemberian vaksinasi terus dilakukan kepada masyarakat yang belum divaksin baik dosis satu dan dua. “Target vaksinasi untuk kabupaten Mitra sampai pada akhir bulan November bisa mencapai angka 95-100 persen,” pungkas Rolos. [LML]