Sasar Tokoh Agama, KPU Manado Gelar Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih

Ketua KPU Manado, Jusuf Wowor saat membuka kegiatan sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis keagamaan. (Foto:ist)

Manadoline, Manado — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Manado, menggelar sosialisasi dan pendidikan pemilih dalam rangka Pilkada Serentak Lanjutan yang akan dilaksanakan 9 Desember 2020 mendatang, di Swissbell Hotel Manado, Senin (26/10/2020).

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Ketua KPU Manado, Jusuf Wowor tersebut menghadirkan para peserta dari berbagai tokoh agama yang ada di ibu kota Provinsi Sulawesi Utara.

“Tentu ini menjadi hal penting bagi kami KPU Manado untuk memberikan sosialisasi dan pendidikan pemilih kepada semua stakeholder terkait dengan tahapan Pilkada yang akan digelar 9 Desember mendatang,” kata Jusuf Wowor.

Sementara itu, pegiat pemilih dan juga mantan anggota tim seleksi penyelenggara pemilih, Wahyudin Ukoli yang tampil sebagai pemateri menyebutkan rakyat harus mengambil peran strategis untuk suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi di daerah ini.

“Kenapa rakyat harus terlibat dalam Pilkada, jawabannya sederhana saja, karena rakyat sebagai tuan rumah dan pemilik kedaulatan merupakan penentu nasib daerah ini ke depan,” sebut Wahyudin.

Wahyudin mencontohkan, jika kita pemilik sebuah daerah, rumah atau kapal menggelar sebuah hajatan dan tidak terlibat didalamnya, bagaimana kemudian nasib daerah itu sendiri.

Dia kemudian mengingatkan masyarakat harus ikut menentukan nasib daerah, karena jika tidak akan memberi dampak ketidakpedulian para pemilih pemula terhadap proses demokrasi daerah ini.

Lanjutnya, dasar hukum secara theologies mengajak pelaksana pemilih dan sebagai tokoh agama memiliki kewajiban untuk menyampaikan kepada publik agar mau menggunakan hak pilihnya.

“Ingatlah bagaimana nasib daerah dan kota kita ini kedepan, tergantung pada kita semua, untuk memilih siapa calon yang paling baik, menurut hari nurani kita semua,” jelasnya. (hcl)