Tersinggung saat Pembahasan LKPJ, 3 Anggota DPRD Ini ‘Semprot’ Kaban Bapelitbang

Pembahasan LKPJ Wali Kota Manado tahun 2021 oleh DPRD Manado

MANADO – Kaban Bapelitbang Kota Manado, Linny Tambayong ‘tersudut’ saat memberikan penjelasan dalam pembahasan LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) Wali Kota tahun 2021, Selasa (12/5/2022).

Penjelasan Tambayong soal penyusunan anggaran yang dituangkan dalam sejumlah kegiatan membuat anggota DPRD Royke Anter tersinggung.

Pasalnya, beberapa usulan kegiatan anggota dewan untuk masyarakat disamaratakan dengan usulan program dari ketua-ketua lingkungan.

“Jangan disamakan posisi anggota dewan dengan ketua lingkungan. Ini bahaya, hati-hati, kita anggota dewan sudah dizolimi. Masa ketua lingkungan lebih prioritas,” tegas Anter.

Iwan Marlian, dari Fraksi Golkar dan Lily Walanda, politisi Demokrat juga tersinggung dengan anggaran-anggaran kegiatan yang diplot oleh Bapelitbang terkait pengadaan lampu jalan.

“Saya sudah dua tahun setengah anggota dewan tapi usulan lampu jalan di dapil saya hampir tidak ada,” ungkap Marlian.
“Kita tujuh tahun setengah duduk di dewan, cuma 1 lampu jalan dipasang. Itupun lampu bekas,” timpal Walanda.

Pernyataan bertubi-tubi itu membuat Ketua Pansus, Jein Laluyan harus angkat suara. “Pertanyaan cukup, ingat ada teman-teman kita yang muslim akan buka puasa. Dan masih ada tiga dinas lagi. Untuk Bapelitbang cukup,” pungkas srikandi PDI Perjuangan inu.[anr]