Wurangian : Refocusing Anggaran di Dinas Perkebunan Tak Sampai 12 Persen

MANADO-Dipimpin Cindy Wurangian sebagai Ketua, Komisi II DPRD Sulut membidangi Perekonomian dan Keuangan, melakukan kunjungan kerja dengan Dinas Perkebunan Provinsi Sulut yang ada di Kalasey I Kecamatan Mandolang.

RDP Komisi II bersama Dinas Perkebunan

Kunjungan Komisi II ini, sekaligus melakukan rapat bersama dengan Kadis yang baru Ibu Yetty Roring.

Dalam pertemuan tersebut, Wurangian mengaku banyak hal yang dibicarakan. Diantaranya evaluasi 2021 sebelum dan sesudah refocusing.

“Kami dapati ada 3 sub kegiatan yang akhirnya harus di hapus, karena dananya di refocusing. Namun 3 kegiatan yang di refocusing itu merupakan kegiatan makan minum dan perjalanan dan hampir tidak menyentuh dengan kegiatan yang menyentuh langsung dengan masyarakat,”jelas Politisi Golkar dapil Minut-Bitung ini.

Lanjut Anggota DPRD Sulut tiga periode ini, untuk 2022 banyak masukan yang disampaikan dari komisi II terhadap Dinas Perkebunan, antara lain bantuan alat alat pengolahan, gula aren, gula semut untuk VCO, untuk jahe dan sebagainya.

“Yang terangkat dalam diskusi menjadi catatan penting bagi dinas dalam mereka menyusun perencanaan tahun 2022,”ungkap Wurangian.

“Anggaran yang diberikan Pemprov Sulut kepada Dinas Perkebunan terlihat adanya komitment yang nyata dari pak gubernur dan pak wakil gubernur, karena dari refocusing yang tadinya di patok 12 persen per SKPD ternyata di dinas pe┼Ľkebunan tidak sampai 12 persen yang direfocusing, hal ini merupakan bukti nyata bahwa sektor perkebunan ini merupakan salah satu sektor yang benar-benar diperhatikan dan ditunjang oleh Pemprov Sulut,”kata Wurangian.

Sementara untuk 2022, Wurangian berharap peran serta Dinas Perkebunan agar anggaran anggaran yang nanti ditetapkan oleh banggar bersama TAPD untuk 2022, dapat dijabarkan secara nyata menjadi program dan kegiatan yang benar benar menyentuh kepada masyarakat dan bukan program dan kegiatan yang seremonial semata,”tegasnya.

“Secara umum, komunikasi baik dan berjalan kemitraan antara komisi II dan dinas perkebunan dibawah pimpinan ibu kadis yg baru, walaupun baru sudah terbukti bahwa beliau mempunyai kapabilitas dan kami yakin kedepan akan semakin baik,”tutupnya. Kunjungan kerja Komisi II di Dinas Perkebunan dilaksanakan pekan kemarin.(mom)