Pemkot Seriusi UMKM, Souvenir Khas Manado Dilirik

IMG-20170303-WA0003
Wawali Manado Mor Bastiaan membuka Capacity Bulding bersama BI Sulut dengan para pelaku UMKM, di lantai III Kantor BI, Kamis (2/3) (foto:Ist)

MANADO – Pengembangan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mendapat dukungan penuh Pemerintah Kota (Pemkot) Manado.

Hal ini dikatakan Wakil Wali Kota Manado Mor Bastiaan saat membuka kegiatan Capacity Bulding Bersama Bank Indonesia (BI) Sulawesi Utara (Sulut) dengan para pelaku UMKM, di lantai III Kantor BI, Kamis (2/3).

“Pemerintah akan mendukung penuh. Diharapkan UMKM dapat menyiapkan produk atau souvenir khas Manado,”ujarnya saat membuka kegiatan tersebut.

Mor menyampaikan, pengembangan usaha koperasi dan usaha mikro kecil dan menengah adalah kekuatan ekonomi masyarakat dengan modal kecil yang variatif dalam menggerakkan ekonomi daerah.

UMKM berperan dalam pemerataan pendapatan masyarakat dan menekan angka kemiskinan.

Usaha yang mereka buka dapat memberikan manfaat misalnya membuka lapangan pekerjaan dan harus menghasilkan produk terbaik khas daerah guna menunjang program Pemerintah Provinsi sebagai daerah wisata,” jelas Mor.

Menurutnya, Pemkot berkomitmen memberdayakan UMKM seperti menyiapkan modal melalui kebijakan, memberikan sosialisasi, mengarahkan melalui kebijakan Pemkot guna mengembangkan UMKM yang jelas.

“Melalui bidang ekonomi kita dapat membangun Manado. Walaupun Pemerintah fokus pada pariwisata, tapi juga mendorong UMKM dapat menopang pariwisata,”katanya.

Ia menambahkan, Manado kekurangan souvenir, tidak banyak pilihan bagi turis sebagai cendramata saat datang untuk dijadikan oleh-oleh ketika pulang nanti.

Sementara, Deputi Direktur BI Provinsi Sulut Buwono Budisantoso berkata senang memberikan konstribusi kepada Pemkot Manado.

(Ivan)

IKLAN Sukseskan Manado Fiesta 2020