KPU Sulut Mulai Cetak Surat Suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur

MANADO-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Sulut, Ardiles Mewoh menyatakan Surat Suara Pemilihan gubernur dan wakil gubernur tahun 2020 mulai dicetak.

Surat Suara Pemilihan gubernur dan wakil gubernur mulai dicetak.

“Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sulawesi Utara telah melakukan approval desain surat suara, Sabtu 7 November 2020. Pengerjaannya dilakukan oleh PT. Temprina Media Grafika Gresik Jawa Timur, sebagai penyedia,”jelas Mewoh.

Lanjut Mewoh, Perusahaan jasa ini juga menjadi penyedia yang mencetak surat suara pemilihan bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota di Sulawei Utara.

“Jumlah surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur sebanyak jumlah pemilih yang tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT), ditambah cadangan 2,5 persen dari jumlah DPT di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS). Total yang akan dicetak sebanyak 1.880.495 lembar surat suara,”ungkap Mewoh.

KPU bersama Bawaslu serta Forkopimda saat mengecek langsung Surat Suara dicetak di PT. Temprina Media Grafika Gresik Jawa Timur.

Diketahui Approval dilakukan oleh Ketua KPU Sulawesi Utara Ardiles Mewoh, didampingi anggota KPU Sulawesi Utara Lanny A. Ointu, Sekretaris KPU Provinsi Sulawesi Utara Pujiastuti, di depan perwakilan penyedia.

Kegiatan ini juga dihadiri Bawaslu Sulawesi Utara Kenly Poluan, Pjs. Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni, Kapolda Sulawesi Utara Irjen Pol. RZ Panca Putra Simanjuntak, Kajati Sulawesi Utara Andi Muh Iqbal Arief, Danrem 131 Santiago Brigjen TNI Prince Mayer Putong.

Sementara itu, General Manager PT Temprina Media Grafika didampingi kepala produksi serta pimpinan proyek, menjelaskan tentang proses cetak, sortir dan distribusi. Pihak penyedia menargetkan pengerjaan surat suara tersebut akan tuntas dalam waktu 2 hari. Selanjutnya akan dilakukan pengesetan dan distribusi menggunakan kapal laut. Estimasi waktu untuk distribusi surat suara akan tiba di KPU Kabupaten/kota pada 10 November 2020.

Terkait pengerjaan ini, Ketua KPU Sulawesi Utara mengingatkan pihak penyedia tentang kualitas surat suara harus konsisten sesuai desain yang diserahkan. Dia juga meminta surat suara pemilihan bupati dan wakil bupati serta walikota dan wakil walikota 7 kabupaten/Kota di Sulawei Utara, didistribusikan bersamaan dengan surat suara pemilihan gubernur dan wakil gubernur.

Pjs Gubernur Sulawesi Utara Agus Fatoni meminta pihak penyedia mendahulukan pendistribusian surat suara di KPU kabupaten/kota se-Sulawesi Utara dari daerah lain. Alasannya, Wilayah Sulawesi Utara memiliki tiga kabupaten yang lokasinya jauh yaitu Kabupaten Sangihe, Kabupaten Sitaro dan Kabupaten Talaud.

Dalam pertemuan tersebut, Kapolda Sulawesi Utara juga meminta pihak penyedia menginformasikan secepatnya apabila surat suara telah tiba di Pelabuhan Bitung. Ia menegaskan, pihaknya menyiapkaan personil kepolisian untuk mengamankan surat suara yang ada di pelabuhan hingga diantar ke KPU kabupaten/Kota.

Selain itu, Kapolda juga menegaskan pihaknya melakukan pengamanan di lokasi percetakan surat suara. Ada sejumlah personil yang ditugaskan untuk memastikan surat suara dicetak sesuai ketentuan dalam PKPU.

Senada dengan itu, Sekretaris KPU Sulawesi Utara juga menyatakan pihaknya telah menugaskan staff untuk mengawasi selama proses cetak hingga distribusi.

Pertemuan tersebut diakhiri dengan menyaksikan proses cetak, cara penyortiran dan pengepakan surat suara yang dilakukan PT. Temprina Media Grafika Gresik Jawa Timur. (mom)