Rilis Buku Terbaru, Dondokambey Jadi Orang Ke 3 Sulut Bahas Pasifik

"Mengawal Indonesia di Gerbang Pasifik"

TONDANO – Mendapat surprise dari Penjabat Bupati Minahasa Royke H. Mewoh, Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey, kemarin sukses melaksanakan acara launching buku nya yang berjudul “Mengawal Indonesia di Gerbang Pasifik”, yang bertepatan dengan hari lahirnya Pancasila dan yang juga disertakan dengan kegiatan Festival Pagelaran Seni dan Budaya (FPSB), yang dilaksanakan di Wale Ne Tou, Sasaran, Tondano Utara. Sabtu (2-6-2018)

“Mengawal Indonesia di Gerbang Pasifik”

Kegiatan ini diawalai dengan sambutan dari Penjabat Bupati Minahasa Royke H. Mewoh yang pada kegiatan ini,  menjadi pemrakarsa acara launching buku yang berjudul “Mengawal Indonesia Di Gerbang Pasifik”.

(Penjabat Bupati Minahasa Royke H. Mewoh saat menyampaikan sambutannya)

“Momentum Hari Lahir Pancasila dalam suasana yang diliputi oleh nilai-nilai kebangsaan ini, kita patut berbangga karena Gubernur Provinsi Sulawesi Utara Bapak Olly Dondokambey, dapat memberikan  sumbangsih, gagasan dan ide bagi Negara Indonesia dengan meluncurkan karya tulis” ungkap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sulawesi Utara ini.

“Karya buku yang dibuat Gubernur saat ini mengingatkan kita tentang pembahasan buku Dr. G.S.S.J. Sam Ratulangi  yakni Indonesia in den Pacific. Kernproblemen van den Aziatischen Pacific, Soekabumi, 1 Juni 1937 yakni Ekonomi Politik Asia Pasifik Pada Tahun 1937 dan Kecenderungannya di Abad XXI” ungkap Mewoh Lebih lanjut.

(Penampilan Musik Bambu Khas Minahasa, yang menghibur ratusan tamu dan undangan yang hadir memadati Wale Ne Tou, Sasaran, Tondano Utara)

Sebelum Dondokambey menyampaikan sambutannya, penampilan dari para peserta Festival Pagelaran Seni dan Budaya (FPSB) Minahasa serta pemutaran Video Trailer Biografi dari Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey.

(Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey saat menyampaikan sambutannya)

Kemudian Dondokambey dalam sambutannya mengatakan, sebenarnya buku ini bukan saya yang tulis tapi disusun oleh 3 anggota tim penyusun, yang dimana mereka melihat dari  pertama kali saya menjabat sejak dari DPRI dan pada saat saya menjadi Gubernur di era pasific ini.

“Dalam diskusi dan dialog dengan teman-teman yang menulis buku ini, mereka melihat Sulawesi Utara merupakan lokasi khusus dan menceritakan kembali tentang karya tulis Dr. Sam Ratulangi dan Dr. Sinyo H Sarundajang ketika beliau menjabat Gubernur lalu, jadi saya adalah orang ketiga yang meluncurkan buku yang berbicara tentang pasifik” ungkapnya sembari menyampaikan, Mari kita lihat bukan dengan kaca mata ekonomi tapi melainkan dengan apa yang dapat kita buat kedepan, begitu cepat Asia timur merespon kerja sama yang ditawarkan Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara, karena Sulut menjadi One Road menjadi jalur sutra yang strategis.

(Dondokambey saat menyerahkan buku “Mengawal Indonesia di Gerbang Pasifik” kepada Penjabat Bupati Minahasa Royke H. Mewoh)

“Diera kepemimpinan Peresiden Ir. Joko Widodo Kemiskinan kita berkurang dan pertumbuhan ekonomi naik secara signifikan. Kita harus ada rasa kuatir dan  juga harus tanamkan rasa percaya diri jangan sampai pertumbuhan ekonomi kita dipimpin oleh Negara lain” tutur Dondokambey.

(Foto bersama Gubernur Sulawesi Utara Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Sulawesi Utara Steven O. E. Kandow, beserta tamu dan undangan yang hadir)

Diketahui sebelum secara resmi Dondokambey menandatangani dan meluncurkan bukunya, ada 6 panelis dari berbagai bidang yang mengomentari dan mengkritisi isi dari buku tersebut, yang kemudian diakhiri dengan pembagian buku kepada beberapa tamu dan undangan yang hadir dalam kegiatan ini. ***

Penulis : Riedel Memah